Tinjau Temuan LED dan Saus Teriyaki, Wamendag Jerry Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Pembinaan Perdagangan

JOURNALINDONESIASATU.COM, Manado –  Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menekankan pentingnya pengawasan perdagangan di luar kawasan pabean (post-border) untuk melindungi industri dankonsumen dalam negeri. Hal ini disampaikan Wamendag Jerry saat meninjau temuan lam pu lightemitting diode (LED) asal Tiongkok dan saus teriyaki asal Jepang hasil kegiatan pengawasan berkala Balai Pengawasan Tertib Niaga (BPTN) Makassar di Manado, Sulawesi Utara.

“Dalam agenda pembinaan di sektor perdagangan melalui pengawasan berkala yang dilakukan
BPTN Makassar pada bulan ini, didapati dua jenis produk impor yang belum memenuhi ketentuan
perdagangan Indonesia. Produk tersebut yaitu lampu LED asal Tiongkok dan saus teriyaki asal
Jepang,” urai Wamendag Jerry pada hari ini, Sabtu (27/5).

Keduanya, imbuh Wamendag Jerry, tengah menjadi obyek pengawasan dan masih diteliti lebih
lanjut oleh BPTN Makassar. Lampu LED asal Tiongkok masuk tanpa laporan surveyor (LS) yang
memuat sejumlah informasi, seperti kandungan bahan yang dipakai dan tingkat keamanan
penggunaan dalam jangka waktu tertentu.

Hal itu tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 25 tahun 2022 yang
merupakan perubahan Permendag 20 tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor.
Demikian halnya saus teriyaki asal Jepang.
Wamendag Jerry menyebut, terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi agar barang impor
sesuai dengan kebijakan nasional. Dalam hal perlindungan industri, pengawasan menjamin
persaingan yang sehat, afirmasi produk dalam negeri, dan perlindungan kepentingan ekonomi
nasional secara umum.

“Jadi selain menjamin adanya persaingan yang sehat antara produsen dalam dan luar negeri,
pengawasan juga penting bagi afirmasi produk dan komoditas nasional. Hal ini bertujuan agar
produsen dan industri dalam negeri bisa terus berkembang. Dengan demikian, kepentingan
nasional secara umum dalam bidang ekonomi bisa berjalan,” papar Wamendag Jerry.

Sementara dalam hal perlindungan konsumen, pengawasan menjamin bahwa produk bebas dari
risiko yang merugikan dan membahayakan konsumen. “Dua hal yang membuat pengawasan
penting bagi konsumen, yaitu bahwa konsumen dijamin dari kerugian dan bahaya yang mungkin
timbul dari konsumsi produk tersebut,” tegas Wamendag Jerry.

Pada peninjauan tersebut, Wamendag Jerry didampingi Kepala BPTN Makassar Erizal Mahatama
dan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Utara Maximillian Tapada. Wamendag Jerry
juga mengapresiasi kinerja Direktorat Tertib Niaga Ditjen Perlindungan Konsumen dan
Tertib Niaga. (Red – RLS)

Related posts

Leave a Comment